POHUWATO – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Pohuwato, Ibrahim Kiraman, secara resmi membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karya Inovasi Bersama (KIB) Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan di Aula PT.IGL–BTL Kilometer 34, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala dinas pertanian Kamri Alwi,Camat Popayato Timur, Camat Wonggarasi, Camat Lemito, Sekretaris Kecamatan Popayato, jajaran Dinas Perindagkop Pohuwato, Direktur PT IGL/BTL,Serta perwakilan 15 desa di 5 kecamatan.
Dalam sambutannya, Ibrahim Kiraman menjelaskan bahwa Koperasi Karya Inovasi Bersama dibentuk pada 23 Desember 2024 dan kini melaksanakan kewajiban organisasi berupa RAT untuk Tahun Buku 2025.
“RAT merupakan roh dari sebuah koperasi. Koperasi yang tidak melaksanakan RAT dapat dianggap sudah mati atau tidak berjalan. Karena itu, kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap keberlangsungan dan perkembangan koperasi,” ujar Ibrahim.
Ia menambahkan, Dinas Perindagkop hadir secara langsung untuk mengikuti jalannya RAT sekaligus memberikan pembinaan kepada pengurus dan anggota koperasi. Menurutnya, forum RAT menjadi sarana penting bagi pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban serta perkembangan koperasi sejak berdiri hingga saat ini.
Dalam rapat tersebut, pengurus Koperasi KIB memaparkan berbagai capaian dan perkembangan usaha koperasi. Salah satu sektor yang dinilai cukup berkembang adalah pengelolaan warung serba ada (waserda) atau toko sembako yang dijalankan melalui kerja sama dengan PT IGL/BTL.
“Alhamdulillah, koperasi ini mendapat dukungan dari perusahaan, terutama dalam pengelolaan waserda yang berada di lingkungan perusahaan. Ini menjadi salah satu langkah positif dalam memperkuat usaha dan kemandirian koperasi,” katanya.
Ibrahim juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam RAT tersebut menunjukkan komitmen untuk terus mendukung koperasi binaan PT IGL/BTL yang selama ini dipersiapkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat menjelang penyaluran program plasma.
“Pemerintah hadir untuk memastikan koperasi ini terus berkembang. Seperti yang disampaikan pihak perusahaan dalam rapat tadi, penyaluran plasma direncanakan pada semester kedua tahun 2027 atau sekitar bulan Juli 2027,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan RAT ini, diharapkan Koperasi Karya Inovasi Bersama dapat semakin memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan partisipasi anggota, serta menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Popayato dan sekitarnya.











