POHUWATO – DPRD Kabupaten Pohuwato melalui Gabungan Komisi I dan Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengevaluasi pelaksanaan berbagai program beasiswa yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD tersebut dipimpin Ketua DPRD Pohuwato, H. Beni Nento, didampingi Ketua Komisi I Iwan Abay dan Ketua Komisi III Nasir Giasi. Sejumlah anggota DPRD turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah.
Hadir pula dalam rapat Asisten I Setda Pohuwato Zulkifli Umar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), perwakilan Dinas Pendidikan, serta sejumlah pihak terkait yang menangani program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Agenda rapat difokuskan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan berbagai program beasiswa yang bersumber dari APBD, termasuk perkembangan, efektivitas, serta keberlanjutannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pohuwato.
Ketua DPRD Pohuwato, H. Beni Nento, menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap program-program beasiswa yang telah dijalankan pemerintah daerah.
“Kami ingin mengetahui secara rinci perkembangan program beasiswa daerah hingga saat ini. Mulai dari jenis beasiswanya, lokasi penempatannya, perguruan tinggi yang menjadi mitra, hingga jumlah mahasiswa yang menerima manfaat dari program tersebut,” ujar Beni Nento.
Dalam rapat itu juga dibahas pelaksanaan program beasiswa yang telah dijalankan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Pohuwato dengan sejumlah perguruan tinggi di dalam maupun luar daerah. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Selain meninjau capaian program, DPRD juga mendalami prospek keberlanjutan beasiswa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah di masa mendatang.
Menurut Beni, sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, pengelolaan program beasiswa harus dilakukan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Evaluasi tersebut juga merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi yang diterima DPRD dari masyarakat terkait pelaksanaan program beasiswa di Kabupaten Pohuwato.
Di tengah kondisi keuangan daerah yang dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran, DPRD memandang penting untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan untuk program beasiswa benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan mampu menjawab kebutuhan anak-anak daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
Hasil evaluasi yang dilakukan melalui RDP ini nantinya akan menjadi bahan bagi DPRD dalam menyusun rekomendasi terhadap kebijakan pendidikan daerah, termasuk pengembangan dan keberlanjutan program beasiswa pada tahun-tahun mendatang.
“DPRD berkomitmen mengawal program pendidikan agar tetap menjadi prioritas pembangunan daerah. Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Pohuwato memperoleh kesempatan yang luas untuk mengenyam pendidikan dan menjadi SDM yang mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.










