Pohuwato – Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., resmi membuka kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pekat Otanaha-I Tahun 2026 di Aula Tribrata Polres Pohuwato, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Pohuwato, para pejabat utama, personel yang terlibat operasi, serta jajaran Polres Pohuwato sebagai bentuk kesiapan menghadapi pelaksanaan Operasi Pekat Otanaha-I 2026 yang akan berlangsung pada 15–24 Mei 2026.
Dalam arahannya, Kapolres Pohuwato menegaskan bahwa Operasi Pekat dilaksanakan untuk memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pohuwato.
“Sebagian besar tindak pidana berawal dari pengaruh minuman keras. Dari miras kemudian memicu terjadinya penganiayaan, perkelahian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tindak asusila, perjudian, pengeroyokan, pencurian, hingga gangguan keamanan lainnya,” ujar AKBP Busroni.
Selain minuman keras, operasi juga akan menyasar berbagai penyakit masyarakat lainnya seperti prostitusi, premanisme, kepemilikan bahan peledak (handak), serta aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kapolres meminta seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab dengan mengedepankan langkah pencegahan serta penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran yang meresahkan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antar fungsi dalam pelaksanaan operasi agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal serta mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan Latpraops berlangsung tertib dan dilanjutkan dengan penyampaian materi teknis operasi kepada seluruh personel sebagai bekal pelaksanaan tugas di lapangan selama Operasi Pekat Otanaha-I 2026 berlangsung.










