Pohuwato – Saluran Tersier di desa kemiri,Bunuyo dan Molamahu jadi perhatian Penambang lokal Dengilo dengan memberdayakan petani untuk mengangkat Sedimen.
Mewakili penambang Ikbal Rasyid mengungkapkan kegiatan ini merupakan upaya dan perhatian khusus dari para penambang lokal.
“Kurang lebih 2 Km saluran pembagi di tiga desa yang saluran tertutup endapan lumpur akan benar teratasi sehingga dapat melancarkan sistem pengairan di areal persawahan,” ungkap Ikbal Rasyid.Sabtu 9 mei 2026. Dikutip dari media Dulohupa.id
Tak hanya itu, Ikbal juga mengatakan perlahan dirinya bakal menegaskan kepada para penambang lokal agar senantiasa bagaimana caranya melakukan aktivitas penambangan dengan tetap memikirkan masyarakat yang ada di hilir. Sehingga pekerjaan yang berdampingan dengan masyarakat lain tetap berjalan aman dan damai.
“Kami akan menegaskan kepada para penambang rakyat untuk bagaimana cara menambang yang tetap memikirkan mereka (masyarakat) yg ada di hilir,” jelasnya.
Disamping itu Kepala Desa Bunuyo, Nikson Husain mengaku bersyukur dengan adanya bantuan dari para penambang lokal Merah Putih Paguat Dengilo.
Ia juga mengaku pengangkatan sedimentasi lumpur yang ada di drainase areal persawahan para petani ini lebih dimaksimalkan kembali. Tentu pengangkatan sedimentasi di drainase ini sangat dibutuhkan para petani. Sebab memang tiap musim tanam itu para petani sangat membutuhkan air guna mengairi areal sawah mereka.
“Saya sangat bersyukur, para penambang lokal telah memberikan bantuan pengangkutan sedimentasi di tiga desa termasuk di Desa Bunuyo. Alhamdulillah sepanjang 1000 meter sedimentasi sementara diangkat di drainase. Semoga bantuan ini tak hanya kali ini saja. Semoga ini akan terus berkelanjutan dengan secara lebih maksimal lagi,” ungkap Nikson Husain.
Sanada dengan hal itu, salah satu petani Desa Bunuyo, Sugianto S. Nawai juga mengaku sangat terbantukan dengan adanya pengangkatan sedimentasi di drainase Tersier ini.
Karena saat ini kata dia para petani di Desa Bunuyo, Kemiri, dan Molamahu sudah masuk ke tahap penghamburan benih. Itu artinya tidak lama lagi kami akan melakukan penanaman.
“Alhamdulillah, terimakasih saya dan mewakili para petani. Atas bantuan dari penambang lokal, drainase yang kami sangat butuhkan ini mulai diangkat sedimenya. Kami bersyukur ada sekitar 1000 meter yang mulai dikerjakan oleh para penambang lokal dengan memberdayakan masyarakat petani itu sendiri yang diambil sebagai pekerja,” ucap Sugianto.
*RILIS*










