Pohuwato – Jembatan penghubung kecamatan Paguat – Dengilo hingga kini masih menggunakan jembatan darurat.
Kepala Dinas PU kabupaten Pohuwato Risdiyanto Mokodompit menjelaskan, Jembatan yang roboh pada tahun lalu itu telah masuk dalam perencanaan pembangunan tahun ini. Namun demikian, pemerintah tidak dapat mendanai dengan APBD tahun 2026.
“Sudah masuk. Sudah ada DEDnya,”. Ungkap Risdiyanto.
Namun demikian, pemerintah tidak dapat mendanai dengan APBD tahun 2026.
“Belum bisa di perkirakan dengan kondisi keuangan APBD terbatas,”.
Risdiyanto menambahkan, dengan keterbatasan keuangan daerah, pemerintah tengah berupaya mendapatkan pendanaan melalui APBN
“Hanya sudah beberapa Kali di usulkan lewat APBN,”. Tambahnya.
Dalam dokumen perencanaan itu, pembangunan jembatan baru membutuhkan dana sebesar 5 Milyar.
“5,4 Milyar,”.
Sebelumnya, Jembatan penghubung antara kecamatan Paguat – Dengilo tersebut roboh akibat banjir pada Januari tahun lalu.
Pemerintah pun sigap dengan menempatkan jembatan darurat sebagai pendukung aktivitas warga.









