Pohuwato – Seluruh desa di Indonesia memperingati hari desa secara nasional pada tanggal 15 Januari. Di kabupaten Pohuwato di pusatkan di ibu kota yang di awali dengan Apel dan di lanjutkan dengan orasi pimpinan organisasi perangkat desa dan BPD.
Pada momentum hari desa,Irfan Saleh selaku Inspektur mengucapkan selamat dan berharap desa – desa di kabupaten Pohuwato semakin baik dalam pengelolaan keuangan serta tertib administrasi.
“Pertama, saya mengucapkan selamat hari desa, semoga desa semakin baik kedepan,”. Ungkapnya.
Masih kata Irfan Saleh, pemerintah desa telah berkontribusi menurunkan angka Kemiskinan di bumi panua.
“Desa juga telah berkontribusi terhadap percepatan penurunan kemiskinan di Pohuwato, yg THN 2015 sekitar 22 persen, thn 2025 turun menjadi 15,24 persen,”. Jelasnya.
Lebih lanjut kata Irfan,dalam pengawasan pengelolaan keuangan desa,pihaknya mengedepankan pembinaan terhadap kepala desa dan aparat. Untuk mendukung hal itu, pemerintahan SIAAP melalui Inspektorat akan melaunching Inovasi ITDA BISA (ITDA Bina Desa).
“Menyadari peran itda sebagai pengawas inter pemerintah termasuk desa, maka kami akan mendahulukan pembinaan ke aparat desa agar tidak mengulangi hal sama. Makanya kedepan kami akan lounching inovasi ITDA BISA (ITDA BINA DESA) yg konsep bisa pembinaan secara tatap muka atau online,”. Ungkap mantan kepala Bappeda kabupaten Pohuwato.
Selain dukungan Inovasi ITDA BISA, pemerintah daerah kabupaten Pohuwato melalui Inspektorat akan mendorong dan memperkuat peran camat dalam pencegahan dan evaluasi setiap triwulan.
“Juga kedepan akan mendorong memperkuat peran camat agar bisa melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi dana desa, agar setiap triwulan terpantau realisasi fisik dan keuangan dana desa. Hal ini lebih lanjut akan dirapatkan dgn dinas pmd, para camat, serta OPD terkait lainnya,”. Tambahnya.
Ia pun mengakui terdapat 10 laporan yang masuk ke Inspektorat dan akan di tindaklanjuti pada tahun ini.
“untuk tahun 2025 kami baru akan melaksanakan pengawasan. Ada beberapa yang memang laporannya sudah masuk ke itda sekitar 10 desa, dan akan ditindaklanjuti triwulan pertama tahun ini,”.
“Kalau it itda fokus pembinaan administrasi dan keuangan, jika ada temuan pada aspek itu ada mekanisme penyelesaian sesuai SOP pengawasan. Jika juga tdk diindahkan, maka pasti akan tergeser ke penegak hukum,”. Tandasnya.











