Pohuwato – Forkopimda kabupaten Pohuwato gelar rapat koordinasi penertiban aktivitas tambang di wilayah bumi panua. 2 Januari 2026.bertempat di aula polres Pohuwato.
Sebelumnya pada akhir tahun 2025, Kapolres Pohuwato memberi Isyarat akan melakukan penertiban pada 1 Januari.
Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyatakan penertiban kali ini akan di lakukan secara humanis.
“Dalam kesimpulan rakor tadi, kegiatan penertiban ini akan dilakukan dengan cara humanis,”terang Bupati didampingi Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento. dikutip dari harianpost.id.
Senada dengan pernyataan Bupati Pohuwato,Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa seluruh Forkopimda memiliki pandangan yang sama terkait rencana penertiban.
“Semuanya satu suara, kita saling mendukung, kita saling menguatkan, yang intinya penertibannya kita awali dari tindakan yang humanis,”ujar AKBP Busroni.
Disinggung soal reaksi penambang saat penertiban,Busroni menyatakan pihaknya bersama Forkopimda akan menjelaskan kepada masyarakat bahwa giat itu demi kebaikan bersama.
“Pastinya pro dan kontra itu ada, yang mendapatkan manfaat dan mudharat itu juga pasti ada. Dan nanti kita berikan kesadaran kepada masyarakat bahwa apa yang kita lakukan ini adalah untuk kebaikan bersama,”ucapnya.
Rapat Koordinasi tersebut dihadiri Kapolres Pohuwato, Bupati Pohuwato, Dandim 1313 Pohuwato, Ketua DPRD Pohuwato, Kepala Kejaksaan Negeri Pohuwato, Ketua Pengadilan Negeri, KPH wilayah III, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, dan Kepala Satpol PP Pohuwato.











