Serikat.id – Usai melaksanakan reses di masing-masing dapil, DPRD kabupaten Pohuwato mulai bahas aspirasi masyarakat yang akan di akomodir melalui pokok – pokok pikiran anggota DPRD.
Beni Nento Selaku ketua DPRD mengatakan kebutuhan masyarakat belum maksimal di akomodir dalam pikir.
“Untuk memenuhi seluruh harapan masyarakat, kita membutuhkan anggaran yang besar. Namun, dengan kondisi keuangan daerah saat ini, belum semua aspirasi dapat diwujudkan secara maksimal,” ujar Beni Nento kepada awak media ini.
Meski demikian, Beni tetap mengapresiasi kerja keras seluruh anggota DPRD dalam menampung aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Ia menegaskan bahwa hasil reses tersebut telah dirumuskan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang akan menjadi dasar dalam pembahasan program pembangunan ke depan.
“Pokir yang telah dirumuskan ini menjadi acuan penting dalam menentukan prioritas pembangunan daerah. Kami berharap ke depan, dengan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, kebutuhan masyarakat dapat lebih terakomodasi,” tambahnya.
Dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, Beni mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi dan inovasi dalam mengoptimalkan anggaran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pohuwato.